Pemprov Kalteng Matangkan Kartu Huma Betang Sejahtera, Targetkan Diluncurkan Februari 2026

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan pelaksanaan program prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera. Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa rapat pembahasan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program tersebut digelar pada Senin (26/1), sekaligus mengevaluasi progres validasi data penerima manfaat.
Leonard menjelaskan, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh data penerima benar-benar terverifikasi sesuai kriteria yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur.
“Kami berharap di awal bulan ini seluruh data sudah terverifikasi dengan baik, sehingga manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera benar-benar diterima masyarakat yang sesuai kriteria,” ujarnya.
Pemprov Kalteng menargetkan program ini mulai dirasakan masyarakat pada 20 Februari 2026, bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah.
“Itu yang hari ini kami bahas dalam rapat, agar program prioritas ini bisa berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” tambahnya.
Menjawab pertanyaan terkait kartu yang sempat dibagikan saat masa kampanye, Leonard menegaskan bahwa kartu lama tidak dapat digunakan. Seluruh penerima manfaat akan diverifikasi ulang berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta kriteria tambahan yang tertuang dalam juklak dan juknis.
“Dengan proses verifikasi ini, seseorang bisa saja memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima manfaat,” jelasnya.
Kartu Huma Betang Sejahtera yang akan digunakan nantinya merupakan kartu baru dengan standar pengamanan tinggi, dilengkapi hologram, chip, dan teknologi khusus, menyerupai kartu ATM. Kartu tersebut juga tidak bisa digunakan tanpa sistem pendukung.
“Penggunaannya memakai alat khusus. Saat kartu di-tap, data penerima akan langsung muncul, seperti nama, alamat, NIK, serta jenis manfaat yang bisa diterima. Proses ini terus diverifikasi agar penyalurannya tepat sasaran,” pungkas Leonard.
FOTO: – Suasana Saat rapat pembahasan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program Kartu Huma Betang sekaligus mengevaluasi progres validasi data penerima manfaat.
(Redaksi/isuindonesia.id)



