Kalimantan TengahKotawaringin TimurPendidikan

Kotim Borong 11 Penghargaan GTK Berprestasi Tingkat Provinsi, Hanya Selisih Satu dari Juara Umum

SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mencatatkan prestasi membanggakan dalam Seleksi Guru dan Tenaga Kependidikan  GTK) Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Palangka Raya pada 5–8 Oktober 2026.

Kontingen Kotim berhasil membawa pulang 11 penghargaan dari berbagai kategori dan jenjang pendidikan. Capaian ini menempatkan Kotim dalam persaingan ketat dengan Kota Palangka Raya yang meraih predikat juara umum, dengan selisih hanya satu penghargaan.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan Kotim. Para guru dan tenaga kependidikan yang mengikuti seleksi mampu menunjukkan kompetensi, kreativitas, serta praktik baik yang dikembangkan di satuan pendidikan masing-masing.

Sebelas penerima penghargaan asal Kotim berasal dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga Sekolah Khusus (SKH).

Pada kategori guru dan kepala sekolah, Nur Ainah dari SMP Negeri 2 Teluk Sampit berhasil meraih Juara 1 kategori Guru SMP. Sementara itu, Indah Siswanti dari SMA Negeri 1 Kota Besi meraih Juara 2 kategori Kepala Sekolah SMA, disusul Ahmad Warhamna dari SMK Negeri 1 Telawang yang meraih Juara 2 kategori Kepala Sekolah SMK.

Rina Hadiastuti dari SKH Melati Ceria Sampit juga meraih Juara 2 kategori Kepala Sekolah SKH. Adapun Trisnawati dari SMK Negeri 3 Sampit memperoleh Juara 3 kategori Guru SMK.

Penghargaan lainnya diraih Noor Hidayah dari SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Utara yang memperoleh Juara Harapan 1 kategoriGuru SMA. Sasa Yuliana dari TK Bakti Ibu meraih JuaraHarapan 3 kategori Kepala Sekolah PAUD, sedangkan Dra. Hj. Siti Hadijah dari SMP Negeri 3 Sampit meraih Juara Harapan 3 kategori Kepala Sekolah SMP.

Tiga penerima lainnya adalah Indra Arayino dari SKH Kisara Sampit, Ahmad Miftangin dari SDS Bumitama KRYE, serta M. Yasir Muttaqin dari SKH Melati Ceria Sampit.

Seleksi GTK Berprestasi ini merupakan ajang apresiasi bagi guru dan tenaga kependidikan yang terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi bagi peningkatan mutupendidikan. Penilaian mencakup kompetensi profesional, pedagogis, kepribadian dan sosial, praktik baik (best practice), serta wawasan pendidikan.

Capaian 11 penghargaan ini diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi para pendidik di Kotim untuk terus berinovasi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dengan hasil tersebut, Kotawaringin Timur menunjukkan bahwa pendidik dari daerah memiliki peluang besar untuk bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi. Keberhasilan ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pembinaan dan memberikan ruang bagi guru serta tenaga kependidikan dalam mengembangkan potensi terbaiknya.

(do/isuindonesia.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button