Kopdes Merah Putih Akan Didukung Perbankan, Panel Surya, dan Akses Internet Satelit

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong pengembangan koperasi tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga dilengkapi dengan ekosistem usaha yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Asisten Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, mengatakan Pemprov Kalteng telah menyiapkan dukungan lintas sektor, termasuk menggandeng perbankan untuk memperkuat layanan di koperasi.
“Sejumlah mitra perbankan seperti BRI, Bank Kalteng, dan Bank Mandiri disiapkan untuk membuka layanan di koperasi, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke ibu kota kecamatan atau kabupaten untuk mengakses layanan keuangan,” ujar Herson, Rabu (21/1).
Selain layanan perbankan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan energi dan konektivitas, terutama bagi wilayah yang belum teraliri listrik dan jaringan internet.
Dukungan tersebut berupa penyediaan panel surya serta akses internet berbasis satelit.
Namun, Herson menegaskan seluruh dukungan tersebut baru dapat direalisasikan setelah bangunan koperasi tersedia.
“Dan juga pemerintah daerah menyiapkan bantuan nanti solar cell bagi daerah yang belum ada listriknya, habis itu internet, pakai starlink, ya itu. Tapi kan bangunannya harus ada dulu.” Ungkapnya.
Terkait kebutuhan lahan, setiap koperasi memerlukan lahan minimal 600 meter persegi atau sekitar 20 x 30 meter, dengan luas ideal mencapai 1.000 meter persegi.
“Konsepnya seperti gerai, mirip Indomaret atau Alfamart, dan harus dekat dengan permukiman agar mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Ia juga mengakui kondisi geografis Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri, khususnya di daerah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur sungai.
Faktor tersebut akan diperhitungkan dalam pengangkutan material, mengingat bangunan koperasi yang dibangun Agrinas menggunakan konstruksi permanen dari beton.
“Meski aksesnya sulit dan tidak lewat darat, pembangunan tetap harus dilakukan. Pemerintah daerah akan menyesuaikan dukungan, terutama terkait pengangkutan material,” pungkas Herson.
FOTO: Asisten Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, saat diwawancarai awak media.
(Redaksi/isuindonesia.id)



